inovasi berwirausaha
inovasi berwirausaha
Saat Saat ada Pandemi Covid 19 di Indonesia pada tahun 2020 diperlukan
wirausaha-wirausaha yang cukup kuat untuk meningkatkan perekonomian suatu
negara. Wirausaha harus dapat bersaing dan selalu bisa untuk menaikkan
produktivitasnya. Salah satu caranya yaitu dengan kreativitas dan inovasi.
Tujuan Penelitian ini untuk mengetahui Kreativitas dan Inovasi mendukung
kegiatan dan aktivitas melakukan berwirausaha. Meteode penelitan memakai
Penelitan kualitatif dengan pendekan kajian literature, dimana data yang diambil
berdasar dari penelitian sebelumnya. Hasil penelitian membuktikan bahwa
dengan kreativitas dan inovasi sangat membantu kegiatan kewirausahaan
terkhusus pada masa pandemic corona atau covid-19 ini.
Pada awal tahun 2020 ini semua negara di dunia disibukkan oleh pandemi
Covid 19. Hal ini menyebabkan banyak negara fokus pada bagaimana
caranya untuk mengatasi masalah ini . Sehingga masalah ekonomi dan
masalah lainnya menjadi prioritas kesekian. Pada sektor ekonomi akan mengalami
resesi. Ekonomi Indonesia mengalami kontraksi hingga minus 5,3% pada kuartai
II -2020, begitu pula negara-negara lainnya.
Di sektor UMKM (Usaha Mikro Kecil dan Menengah) terdampak pula
adanya pandemi ini . Apalagi setelah diterapkan PSBB (Pembatasan Sosial
Bersekala Basar) di perbagai kota di Indonesia omzet penjualan mengalami
penurunan yang sangat drastis. Sehingga hal ini menuntut pelaku usaha
(wirausaha) untuk membuat cara-cara baru dalam menjual hasil produknya,
seperti penjualan dengan online dan sebagainya. Jadi wirausaha harus lebih kreatif
dan inovatif dalam membuat produk dan atau jasanya untuk memenuhi kebutuhan
dan keingnan konsumen. Pengusaha dapat bekerja lebih efektif dan efisien berkat
adanya kreativitas dan inovasi. Dengan demikian diharapkan akan terus ada
pengembangan produk dan jasa yang baru. Sehingga pengusaha itu dapat
menemukan peluang baru dalam menjalankan bisnisnya. Terutama dalam masa-
masa sulit seperti sekarang ini dibutuhkan kretavitas dan inovasi untuk menunjang
usahanya.
Seorang wirausaha dalam mendirikan perusahaan tidak untuk satu atau
dua tahun saja, tetapi kelangsungan usaha ini harus berlangsung terus, kalau
bisa sampai ke anak cucu dapat menikmati hasil usahanya ini . Untuk
mewujudkan hal itu salah satu caranya yaitu selalu membuat kreativitas dan
inovasi.
Hal ini akan membuat apa yang dihasilkannya selalu serasi dengan
kebutuhan dan keinginan masyarakat. Sehingga produk atau jasa yang dihasilkan
laku di pasaran dan akan menghasilkan laba bagi perusahaan, dan kelangsungan
perusahaan dapat menjadi stabil dan panjang. Oleh karena itu dapat dilakukan
pembahasan sebagai berikut:
Dalam perkembangan situasi serta kondisi saat ini, seorang wirausaha atau
pengusaha dituntut lebih baik lagi untuk melihat peluang bisnis yang ada dengan
memperkecil risiko yang ada. Hal ini dapat dicapai oleh mereka sebagai pelaku
bisnis bila mereka selalu berpikir kreatif dan bertidak inovatif, sehingga bisnis
mereka dapat bertahan dan bahkan berkembang di dalam keadaan yang serba sulit
pada pandemi Covid 19.
1. Ciri-ciri Pemikiran Kreatif
sifat-sifat pemikir kreatif yaitu (Rusdiana, 2014): a. Sensitif terhadap masalah
b. Mampu menghasilkan sejumlah sejumlah ide besar. c. Fleksibel d. Keaslian
e. Mau mengikuti perasaan f. Bisa melihat pikiran bawah sadar g. Mempunyai
motivasi h. Tidak ada rasa takut gagal i. Mampu berkonsentrasi j. Mempunyai
kemampuan memilih Seorang wirausaha yang memiliki selera kreativitas yang
tinggi akan memberikan manfaat pada : a. Meningkatkan efisiensi kerja b.
Meningkatkan inisiatif c. Meningkatkan penampilan d. Meningkatkan kualitas
produk e. Meningkatkan keuntungan. Menurut Rusdiana (2014)Wirausaha
yang kreatif selalu mencari informasi bisnis melalui internet, televisi, dan
surat kabar,serta majalah, jurnal, laporan-laporan dan sebagainya. Ada
beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh wirausaha yang kreatif dalam
mencari informasi unutk kemajuan usahanya: a. Informasi tentang kepribadian
dan kemampuannya b. Peluang pasar c. Peluang usaha yang menguntungkan
d. Pemasok barang e. Kebutuhan dan keinginan pelanggan akan produk dan
jasa f. Persaingan dalam dunia bisnis g. Lingkungan sekitar perusahaan, dan
lain-lain
2. Hambatan Berpikir Kreatif
ada beberapa macam yang menjadi kendala atau menghambat pemikiran
kreativitas yang dapat dilihat dari perilaku seorang wirausaha(Rusdiana, 2014)
a. Menjunjung tinggi tradisi dan budaya yang telah dibuat b. Meminimalkan
ketersediaan sumber-sumber daya yang dibutuhkan c. Lebih menekankan pada
perilaku struktur birokrasi d. Menekankan pada nilai yang menghambat
pengambilan risiko e. Lebih menyukai spesialisasi f. Komunikasi yang lemah
g. Mematikan suatu contoh h. Sitem pengendalian yang kuat dan tidak lentur i.
Menekankan punishment atau hukuman atas kegagalan j. Mengawasi
aktivitas kreativitas, k. Menekankan batas waktu
3. Usaha Meningkatkan Kreativitas.
Menejemen harus dapat membuat suasana dalam perusahaan agar kreativitas
dapat berkembang diantara para karyawan. Tindakan yang harus dilakukan
oleh para wirausahawan yaitu : a. Memberi izin kepada seluruh karyawan
untuk membangkitkan kreativitasnya b. Toleransi pada kegagalan c.
Ungkapkan rasa penasaran d. Memandang masalah sebagai suatu tantangan e.
Adakan pelatihan kreativitas f. Memberi fasilitas-fasilitas berupa peralatan g.
Toleransi terhadap waktu h. Beri penghargaan i. Perlihatkan contoh-contoh
yang sudah ada
4. Proses Kreativitas.
Untuk meningkatkan kreativitas memerlukan suatu proses dengan langkah-
langkah tertentu yaitu sebagai berikut: a. Preparation b. Investigation c.
Tranformation d. Incubation e. Illumination f. Verification g. Implementation
(Alma, 2017) Langkah pertama yaitu persiapan, hal ini dapat dilakukan
melalui pendidikan formal, pelatihan, pengalaman kerja. Untuk menyiapkan
pemiliran kreatif harus dilakukan hal-hal yang sangat menunjang sebagai
berikut: belajar terus menerus, banyak membaca tentang apa saja, kemudian
berdiskusi dengan karyawan lainnya, terutama dengan karyawan yang
berpengalaman. Langkah kedua, investigation yaitu mempelajari masalah
dan mengidentifikasi komponen utama masalah. Langkah ketiga,
transformation yaitu mengidentifikasi persamaan dan perbedaan yang ada
dengan informasi serta data yang sudah didapatkan. Disini bisa berlaku
analisis Convergen dan Divergen. Convergen thinking yaitu kemampuan
melihat persamaan dan hubungan antara berbagai informasi dan peristiwa.
Divergen thinking yaitu kemampuan melihat perbedaan yang ada. Langkah
keempat, incubation yaitu seolah-olah seseorang keluar rumah atau
melupakan masalah yang dihadapi, hal ini sangat baik guna menciptakan
kreativitas. Lakukan kegiatan yang santai, misalnya olahraga, berkebun, di
taman, hal ini seringkali memunculkan pemikiran yang kreatif. Langkah
kelima illumination, yaitu langkah yang memunculkan ide baru dalam waktu
yang tidak terbatas, biasanya pada saat anda sudah lupa dengan masalah
ini . Langkah keenam verification, yaitu melakukan percobaan, buat
simulasi, tes pasar untuk produk, buat pilot proyek dan sebagainya untuk
memvalidasi ide yang tepat atau akurat, apakah berguna atau tidak. Langkah
ketujuh implementation, yaitu tahap mulai mentransformasi ide menjadi
kenyataan dan digunakan.
5. Pengertian Inovasi.
Inovasi menurut Goman(Rusdiana, 2014) yaitu penerapan secara praktis ide
kreatif. Inovasi dapat diwujudkan dengan adanya kreativitas yang cukup
tinggi. Kreativitas yaitu kemampuan untuk menerapkan sesuatu yang baru ke
dalam kehidupan kita. Banyak perusahaan yang maju dan berkembang sampai
detik ini karena melakukan kreativitas dan inovasi. Banyak waralaba dari luar
negeri yang telah menerapkan hal ini dalam bisnisnya bertahan sampai hari
ini, Contoh sederhana yaitu seorang wirausaha menjual singkong keju,
setelah tes pasar pelanggan begitu menyukainya, sehingga terjual habis.
6. Meningkatkan Kemampuan Inovasi.
Menurut Rusdiana (2014)Cara dalam hal untuk meningkatkan kemampuan
inovasi di bidang produk dan pelayanan yaitu :a. Mempelajari inovasi dari
pengalaman yang ada b. Memberikan penghargaan kepada karyawan yang
memiliki gagasan inovasi c. Berorientasi pada perilaku untuk berinovasi d.
Menetapkan tujuan berinovasi e. Membuat produk penuh inovasi dengan cara-
cara yang sederhana f. Memulai membuat produk dengan inovasi yang paling
kecil g. Melakukan percobaan dan perbaikan h. Mengikuti alur jadual yang
sudah ditentukan dalam berinovasi i. Bekerja selalu dengan semangat dan
mempunyai keyakinan yang kuat akan inovasi dan risiko
7. Tahap-tahap Pembuatan Inovasi.
Proses dalam penemuan Inovasi dapat dikelompokkan pada level nasional,
kelompok, atau individu. Untuk hal ini wirausaha harus mampu
mengelola empat tahap pembuatan inovasi proses,yaitu: a.
Pengamatan dan penelitian terhadap lingkungan internal dan eksternal b.
Pilihan terhadap adanya pemicu inovasi c. Ada banyak pilihan sumber daya
dan pembuatan produk dan atau jasa melalui riset. Dimensi tipe inovasi,
tahapan inovasi, dan level analisisnya yaitu sebagai berikut: a. Inovasi
produk merupakan hasil dari seluruh karyawan yang ada dalam perusahaan b.
Inovasi administrasi yaitu inovasi yang berkaitan dengan manajemen, dan
berorientasi pada proses struktur, dan manajemen sumber daya manusia
(SDM), serta sistem Akuntansi c. Inovasi kontinum merupakan perubahan
yang inkremental ke radikal menurut tingkatan perubahan yang dituju untuk
mengerjakan inovasi d. Inovasi proses yaitu usaha untuk menghasilkan
produk dan pelayanan yang baik e. Inovasi teknik yaitu inovasi yang
berkaitan langsung produksi sebuah produk
8. Faktor yang Mempengaruhi Pencapaian Keberhasilan
Beberapa hal yang dapat memberikan tercapainya keberhasilan dalam
menciptakan inovasi yaitu : a. Suasana inovasi dan visi, yaitu mempunyai visi
yang sederhana dan gamblang serta memberi dukungan yang serius untuk
mewujudkan suasana inovasi b. Orientasi pasar, yaitu berlandaskan visi
mereka yang ada dalam pasar c. Organisasi yang datar dan kecil d. Proses
belajar interaktif, yaitu dalam suatu unit organisasi yang inovasi, proses
belajar dan penelitian dari ide-ide mengabaikan fungsi tradisional dalam suatu
organisasi
9. Mengembangkan Keunggulan Diferensiasi dan Positioning Bisnis dengan
Kreativitas dan Inovasi. Dalam bisnis perlu diciptakan berbagai perbedaan
(diferensiasi) atau membuat usaha baru yang selalu berbeda dengan usaha
yang sudah ada. Usaha yang dijalankan harus menciptakan positioning khusus
dalam kegiatannya, misalnya dalam hal komoditi yang digeluti, pelayanannya
dan sebagainya. Diferensiasi dan Positioning dapat dilakukan dalam hal: a.
Produk, harus diciptakan model, kualitas, desain yang khusus yang berbeda
dengan produk lain. Misalnya perusahaan kue, dapat membuat kue yang
berbeda dalam rasa, bentuk, warna, ukuran dan sebagainya. b. Pelayanan,
dengan memberikan perlakuan yang istimewa, antar jemput dan sebagainya. c.
Menciptakan kemudahan-kemudahan. d. Harga yang sesuai dengan kondisi
konsumen yang dilayani. e. Memberikan jaminan yang meyakinkan kepada
konsumen. f. Berbagai ragam produk, sehingga dapat memberikan banyak
pilihan bagi pelanggan. g. Memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi, agar
konsumen tidak merasa waswas atau ragu dengan produsen atau penjual. h.
Membuka ruang hubungan komunikasi yang mudah dan murah bagi setiap
orang yang ingin mengetahui informasiperusahaan. Misalnya komunikasi
dapat dilakukan dengan berbagai macam cara yaitu: telepon bebas pulsa, fax,
email, HP dan sebagainya. i. Rasa kekeluargaan dan persahabatan atau
memberikanyang lebih baik.
Beberapa dari hasil penelitan menguatkan bahwa kreativitas dan inovasi
mempunyai hubungan atau korelasi yang kuat ditunjukan dengan beberapa
penelitian dibawah:
Kreativitas menurut (Rusdiana, 2014) yaitu sebagai keahlian untuk
membuat ide-ide baru dan menemukan metode-metode baru dalam melihat suatu
masalah dan peluang. Jadi kreativitas merupakan keahlian seseorang dalam
membuat ide-ide atau gagasan-gagasan dengan berpikir kreatif untuk
membuatsesuatu yang baru. Sehingga ide yang ditemukan ini dapat
menyelesaikan masalah-masalah yang ada dalam masyarakat dan menciptakan
peluang untuk menghasilkan laba dari usahanya ini . Wirausaha yang kreatif
akan dapat membuat peluang menjadi sesuatau yang menghasilkan dan juga akan
menciptakan lapangan pekerjaan yang baru
Inovasi menurut Goman (Rusdiana, 2014) yaitu penerapan secara praktis
ide kreatif. Inovasi dapat diwujudkan dengan adanya kreativitas yang cukup
tinggi. Kreativitas yaitu kemampuan untuk menerapkan sesuatu yang baru ke
dalam kehidupan kita. Banyak perusahaan yang maju dan berkembang sampai
detik ini karena melakukan kreativitas dan inovasi. Banyak waralaba dari luar
negeri yang telah menerapkan hal ini dalam bisnisnya bertahan sampai hari ini,
Contoh sederhana yaitu seorang wirausaha menjual singkong keju, setelah tes
pasar pelanggan begitu menyukainya, sehingga terjual habis.
Menurut Hadiyati (2011) wirausaha atau entrepreneur yaitu berasal dari
kata wira dan usaha. Wira artinya kesatria, gagah berani, luhur, sedangkan usaha
yaitu suatu kegiatan yang produktif.. Umumnya wirausaha tidak bekerja di
sektor pemerintah, tetapi bekerja di perusahaan sendiri. Jadi wirausaha
menciptakan usaha sendiri yang baru yang inovatif dengan risiko yang ada dan
memanfaatkan peluang-peluang, serta menghadapi persaingan, sehingga usahanya
tumbuh menjadi besar. Untuk mendapatkan peluang wirausaha harus mempunyai
berbagai skill dan ilmu pengetahuan yaitu kemampuan untuk menghasilkan
produk dan jasa baru, menghasilkan nilai tambah baru, merintis usaha baru atau
teknik baru dan mengembangkan perusahaan baru (
Menurut Saragih, (2017) kewirausahaan yaitu merupakan kemampuan
kreatif dan inovatif dan teliti melihat peluang serta selalu terbuka untuk menerima
setiap masukan dan perubahan yang positif yang mampu membawa usahanya
terus berkembang.
Mustikawati (2014) memberikan kesimpulan bahwa, melalui proses inovasi
UKM (Usaha Kecil dan Menengah) Sentra Malang, terbukti mampu
mengembangkan produk baru serta melakukan pengembangan pada pasar
sehingga dapat bertahan hidup. Inovasi yang telah dilakukan dipergunakan
sebagai dasar dalam berbisnis untuk meningkatkan keunggulan kompetif dalam
jangka panjang.
Penelitian Hadiyati (2011) menyimpulkan bahwa kreativitas dan inovasi
berpengaruh secara simultan terhadap kewirausahaan dengan variabel inovasi
yang mempunyai pengaruh yang lebih besar.
Dua kata yang selalu bergandengan dalam dunia bisnis yaitu kata
kreativitas dan inovasi. Kreativitas yaitu berkaitan dengan ditemukannya ide-ide
baru tentang suatu produk dan inovasi yaitu bagaimana cara
mengimplementasikan kreativitas ini . Sebuah produk akan di beli oleh
pelanggan tergantung dari produk itu dapat memenuhi selera pelanggannya atau
tidak. Misalnya bentuknya, warnanya, ukurannya, fitur-fiturnya juga harga dan
pelayanannya disesuaikan dengan selera pelanggannya, Produk harus diciptakan
dengan berbagai perbedaan (diferensiasi) dengan usaha sejenis, sehingga
konsumen dapat memilih dan memilah mana produk yang baik menurutnya.
Usaha yang dijalankan juga harus menciptakan positioning khusus untuk
konsumen yang dilayaninya. Contoh untuk usaha dibidang kuliner, harus punya
diferensiasi dan positioning dalam kegiatannya, seperti perbedaan dalam rasa,
bentuk, warna, ukuran dan sebagainya. Dalam keadaan seperti sekarang ini
seorang pengusaha juga harus dapat memanfaatkan teknologi dalam penjualan
produk dan jasanya, yaitu penjualan lewat online, sehingga jangkauan
pemasarannya lebih luas lagi. Maka hal ini akan dapat meningkatkan
keuntungannya dan perusahaan bisa survive ditengah pandemi Covid 19.



